PATI — Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu malam (24/1/2026), saat Gala Dinner Pati Korpri Fun Run 2026 digelar. Tak sekadar ajang silaturahmi, acara ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pati untuk meluncurkan komitmen pembangunan dan penerapan Manajemen Talenta ASN, sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi berbasis kompetensi.
Acara tersebut dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Kepala BKN RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, jajaran KORPRI, serta unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Pati menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak di tengah kondisi Kabupaten Pati yang masih berada dalam masa tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor, yang diperpanjang hingga 6 Februari 2026.
“Alhamdulillah, sinergi ASN Kabupaten Pati bersama TNI dan Polri sangat membantu penanganan bencana di lapangan,” ujar Chandra.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian KORPRI Pusat dan BKN yang memberikan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Pati.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Prof. Zudan beserta bantuan yang diberikan. Ini menjadi bukti nyata solidaritas ASN se-Indonesia untuk Pati,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BKN RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud empati dan gotong royong ASN dari seluruh Indonesia.
“Bantuan ini kami himpun dari rekan-rekan KORPRI dan BKN di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, kami salurkan Rp100 juta untuk Kabupaten Pati,” jelas Zudan.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Korpri Fun Run 2026 juga menjadi simbol penguatan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta gaya hidup sehat di kalangan ASN. Chandra menekankan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat ASN BerAKHLAK, yang menjunjung tinggi pelayanan publik dan kolaborasi lintas sektor.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati secara resmi meluncurkan komitmen pembangunan Manajemen Talenta ASN, sebagai langkah strategis membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi.

“Manajemen talenta ASN adalah strategi penting untuk memastikan aparatur yang tepat berada di posisi yang tepat, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal dan berdampak nyata,” tegas Chandra.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, manajemen talenta merupakan fondasi utama dalam menciptakan keadilan dan profesionalisme birokrasi.
“Amanah sebagai ASN harus dijalankan oleh mereka yang kompeten dan berintegritas. Inilah kunci sukses reformasi birokrasi,” ujarnya.
Senada, Zudan menambahkan bahwa manajemen talenta adalah bentuk nyata penerapan sistem merit, yakni menempatkan individu terbaik sesuai kompetensi dan kapasitasnya.
“Manajemen talenta memastikan orang yang paling tepat mengeksekusi visi dan misi kepala daerah, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan