Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Perjuangkan Pasar Rakyat, Plt. Bupati Pati Temui Mendag Usulkan Revitalisasi

JAKARTA, 3 Februari 2026 – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Pati dalam memperbaiki wajah pasar tradisional terus digalakkan. Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara langsung mendatangi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk memperjuangkan program revitalisasi pasar di wilayahnya.

Dalam kunjungan resmi tersebut, Chandra diterima langsung oleh Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso. Pertemuan ini menjadi langkah strategis guna menguatkan usulan bantuan pemerintah pusat untuk pembenahan sejumlah pasar rakyat di Kabupaten Pati.

Plt. Bupati menegaskan bahwa revitalisasi pasar merupakan kebutuhan mendesak demi meningkatkan kualitas sarana perdagangan yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

“Pasar tradisional adalah jantung ekonomi kerakyatan. Karena itu, kami ingin pasar-pasar di Pati tampil lebih tertata, modern, dan tetap berpihak kepada pedagang kecil,” ujar Chandra usai pertemuan.

Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menyampaikan rekapitulasi kebutuhan anggaran revitalisasi pasar dengan total usulan mencapai Rp49 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk peningkatan fasilitas fisik pasar, penataan kios, perbaikan sanitasi, hingga penataan lingkungan agar lebih representatif.

Menurut Chandra, pembenahan pasar tradisional bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut daya saing ekonomi daerah di tengah pesatnya perkembangan ritel modern.

“Jika pasar tradisional dikelola dengan baik, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja, pedagang pun lebih sejahtera. Dampaknya tentu pada peningkatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Ia berharap melalui dukungan Kementerian Perdagangan, program revitalisasi ini dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga Pati.

“Kami sangat berharap Kementerian Perdagangan dapat memberikan dukungan penuh. Dengan revitalisasi, pasar-pasar di Pati akan menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman, serta mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Chandra.

Langkah jemput bola yang dilakukan Plt. Bupati ini mendapat respons positif. Kementerian Perdagangan menyambut baik upaya daerah dalam memperjuangkan perbaikan pasar rakyat sebagai fondasi ekonomi kerakyatan.

Jika program ini terealisasi, wajah pasar tradisional di Kabupaten Pati diharapkan berubah lebih modern tanpa meninggalkan kearifan lokalnya. Revitalisasi pasar juga diyakini akan meningkatkan aktivitas perdagangan, menyerap tenaga kerja, serta memperkuat sektor UMKM.

Kunjungan strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam memperjuangkan kepentingan pedagang kecil dan masyarakat luas demi ekonomi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *