Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Tarhima Perdana, Risma Ardhi Chandra Ajak Warga Doakan Kebangkitan Kabupaten Pati

PATI, 26 Februari 2026 — Malam Ramadan di Mushola Asmaul Husna Kantor Bapperida Kabupaten Pati terasa begitu hangat dan penuh makna. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lembut, menyatukan langkah dan hati dalam saf salat Tarawih berjamaah. Inilah awal dari rangkaian Tarawih dan Silaturahmi Bersama (Tarhima) yang digagas Pemerintah Kabupaten Pati sepanjang Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan perdana ini dihadiri langsung Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, bersama jajaran perangkat daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Tidak sekadar menjadi agenda ibadah, Tarhima juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Usai salat Tarawih, Chandra menyampaikan ajakan tulus kepada masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat doa dan harapan bagi masa depan daerah.

“Mari kita panjatkan doa terbaik untuk Pati. Dengan doa yang ikhlas, semoga daerah ini menjadi lebih baik, lebih bermartabat, dan semakin maju. Karena kekuatan doa adalah fondasi kebersamaan kita,” ujarnya di hadapan jamaah.

Suasana kebersamaan begitu terasa. Tidak ada sekat antara pemimpin dan masyarakat. Semua berdiri dalam satu saf, satu arah, dan satu harapan.

Kepala Bapperida Kabupaten Pati, Muhtar, turut mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Tarhima perdana ini. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat persatuan sekaligus mempererat silaturahmi.

“Alhamdulillah, malam yang penuh berkah ini mempertemukan kita dalam ibadah dan kebersamaan. Semoga menjadi awal kebaikan bagi semua,” tuturnya.

Program Tarhima sendiri akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai wilayah selama Ramadan. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga simbol nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Lebih dari itu, Tarhima menjadi pesan kuat bahwa membangun daerah bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga melalui kebersamaan, doa, dan kepercayaan yang tumbuh dalam satu saf antara pemimpin dan rakyat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *