Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Ulama–Umaro Satu Barisan, Halal Bihalal MUI Jadi Penguat Stabilitas dan Pembangunan Pati

PATI, 24 April 2026 — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Dialog Kamtibmas yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati di Ruang Penjawi, Jumat (24/4). Momentum ini tak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga panggung strategis memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, hadir bersama Kapolresta Pati, perwakilan Kodim 0718/Pati, unsur Pengadilan Negeri, Kementerian Agama, serta para tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran lintas elemen ini menegaskan komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah.

Dalam dialog tersebut, Plt. Bupati menegaskan bahwa situasi keamanan di Pati selama ini relatif terkendali. Namun, ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas secara berkelanjutan di tengah dinamika yang terus berkembang.

“Alhamdulillah kondisi keamanan tetap terjaga, tapi kita tidak boleh lengah. Sinergi harus terus diperkuat agar Pati semakin kondusif,” ujarnya.

Tak hanya soal keamanan, ia juga memaparkan rencana percepatan pembangunan infrastruktur yang akan mulai digulirkan dalam waktu dekat. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran sekitar Rp235 miliar untuk pembangunan jalan, jembatan, hingga irigasi.

Menariknya, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Pemkab Pati menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Kami ingin semua berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Plt. Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umaro sebagai fondasi pembangunan. Ia berharap peran organisasi keagamaan seperti MUI, Muhammadiyah, dan NU terus diperkuat dalam menjaga harmoni sosial.

“Peran ulama dan umaro harus berjalan beriringan. Ini kunci menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan di Kabupaten Pati,” pungkasnya.

Melalui momentum Halal Bihalal ini, Pati menunjukkan bahwa kekuatan kebersamaan—antara pemerintah, aparat, dan tokoh agama—menjadi modal utama untuk melangkah menuju daerah yang lebih aman, harmonis, dan maju.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *