Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Beras Premium untuk Warga Terdampak, Pemkab Pati Percepat Tanggap Darurat dan Normalisasi Sungai

PATI, 15 Januari 2026 — Kepedulian terhadap warga terdampak banjir terus mengalir. Perum Bulog menyalurkan 1 ton beras premium bagi masyarakat Kabupaten Pati yang terdampak banjir. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aula Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati, dan dihadiri langsung oleh Bupati Pati Sudewo.

Bupati Sudewo menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Bulog dalam membantu warga yang tengah menghadapi dampak bencana. Bantuan tersebut akan didistribusikan secara merata kepada para korban banjir melalui koordinasi BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Pati.

“Atas nama masyarakat terdampak banjir, kami mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog atas bantuan beras premium sebanyak 1 ton ini. Selanjutnya pendistribusian akan diatur oleh BPBD dan Dinas Sosial,” ujar Sudewo.

Ia menegaskan bahwa penyerahan di Desa Sidoharjo bersifat simbolis, mengingat dampak banjir telah meluas ke berbagai wilayah lain, antara lain Kecamatan Juwana, Pati Kota, Widorokandang, Geritan, Gabus, hingga Mintobasuki.

Dalam kesempatan tersebut, Sudewo mengajak masyarakat untuk tetap solid dan saling menguatkan, tanpa saling menyalahkan atas musibah yang terjadi. Menurutnya, banjir merupakan bencana alam yang juga melanda sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.

“Yang terpenting sekarang adalah kebersamaan. Mari kita bantu saudara-saudara kita yang terdampak. Penanganan darurat terus kami lakukan, termasuk penyediaan makanan siap saji bersama TNI, Kementerian Sosial, Polri, relawan, dan berbagai unsur lainnya,” jelasnya.

Selain penanganan darurat, Pemkab Pati juga bergerak cepat melakukan perbaikan pada sejumlah tanggul jebol dan jembatan rusak. Untuk solusi jangka panjang, pemerintah daerah menyiapkan langkah lanjutan melalui dukungan APBD, Kementerian PUPR, dan BNPB.

Sudewo mengungkapkan, salah satu penyebab utama banjir adalah melubernya sungai akibat pendangkalan serta tumpukan akar bambu yang menghambat aliran air. Oleh karena itu, normalisasi sungai menjadi fokus utama penanganan ke depan.

“Saat ini kami mengerahkan total 12 alat berat untuk penanganan di lapangan. Ke depan, pada APBD 2026, kami juga merencanakan penambahan alat berat agar penanganan bisa lebih cepat dan optimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Human Capital Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang melanda Kabupaten Pati. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat.

“Kami dari Perum Bulog menyerahkan bantuan beras premium 1 ton untuk Kabupaten Pati. Semoga bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak, tentu di bawah arahan dan koordinasi Bupati Pati,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Bulog berkomitmen untuk selalu hadir dalam situasi darurat, sekaligus memastikan ketersediaan cadangan beras nasional tetap aman dan mencukupi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *