PATI, 29 Januari 2026 — Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Pati. Bersama Baznas, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM binaan di Hotel Safin Pati, Kamis (29/1).
Sebanyak 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang menerima bantuan stimulan dengan total nilai Rp120 juta. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara Baznas dan pemerintah daerah dalam mendorong UMKM agar naik kelas dan berdaya saing.
Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang konsisten mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
“Ini adalah gerakan UMKM yang nyata dari Baznas untuk mendukung perekonomian masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Ia berharap ke depan jumlah penerima bantuan dapat terus ditingkatkan, mengingat potensi UMKM di Kabupaten Pati yang sangat besar dan masih membutuhkan dukungan permodalan.
“Ke depan, kalau bisa jumlah penerimanya ditambah. UMKM di Pati ini masih banyak sekali yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menyinggung kondisi Kabupaten Pati yang saat ini masih menghadapi bencana banjir. Ia berharap Baznas RI dapat terus memberikan pendampingan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.
“Kondisi bencana di Pati masih berlangsung. Kami mohon bimbingan dan bantuan dari Baznas RI untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir,” katanya.
Kepada para penerima manfaat, Chandra berpesan agar bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta per UMKM dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
“Gunakan bantuan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha agar ekonomi keluarga bisa meningkat,” pesannya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong agar UMKM yang nantinya berkembang dapat menumbuhkan semangat berbagi.
“Kalau usahanya sudah maju, ke depan bisa ikut berzakat untuk membantu UMKM lainnya. Dari Baznas juga ada pendampingan bagi para penerima bantuan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas RI Noor Achmad menjelaskan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan inisiatif Baznas Provinsi Jawa Tengah yang telah berjalan hampir empat tahun.
“Jawa Tengah patut diapresiasi. Hampir 20 ribu UMKM sudah menerima bantuan modal masing-masing tiga juta rupiah, dan semuanya didampingi oleh penyuluh KUA,” ungkap Noor Achmad.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dikelola secara amanah, berkelanjutan, dan benar-benar mampu mendorong kemandirian ekonomi para pelaku UMKM.


Tinggalkan Balasan