Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Pemprov Jateng Turun ke Pati, Perkuat Tata Kelola dan Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal

PATI, 5 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Pati mendapat pendampingan langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam kegiatan asistensi, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kembangjoyo Setda Pati dan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.

Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan pembinaan serta dialog bersama jajaran perangkat daerah Kabupaten Pati. Forum ini dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendengar langsung perkembangan program serta tantangan yang dihadapi pemerintah daerah di lapangan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, menegaskan bahwa dinamika jabatan dalam pemerintahan merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menghambat jalannya roda pemerintahan.

Menurutnya, pelayanan publik harus tetap berjalan optimal, terlepas dari perubahan atau dinamika yang terjadi di internal pemerintahan.

Selain melakukan evaluasi tata kelola pemerintahan, kegiatan ini juga membahas sejumlah agenda strategis daerah. Di antaranya penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak awal tahun, kesiapan pelayanan publik menjelang Idul Fitri, hingga evaluasi tata kelola pemerintahan desa.

Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh kondisi kepegawaian, peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit daerah, serta berbagai langkah penguatan birokrasi agar tetap berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyambut positif kegiatan asistensi tersebut. Ia menilai forum seperti ini bukan sekadar bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan sekaligus refleksi bagi pemerintah daerah.

“Kami memandang kegiatan asistensi, monitoring, dan evaluasi ini lebih dari sekadar pengawasan. Ini adalah sarana pembinaan, refleksi, dan perbaikan berkelanjutan dalam menyelenggarakan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pati semakin kuat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *