PATI, 26 Februari 2026 — Suasana hangat dan penuh haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (26/2). Tawa dan senyum anak-anak yatim yang hadir menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Pati menerima santunan berupa bantuan uang tunai dalam program sosial yang digelar PT Sukun. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan yang pada tahun 2026 telah memasuki pelaksanaan ke-9.
Santunan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak yatim agar tetap optimis menatap masa depan.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap peran dunia usaha dalam membantu pemerintah menjawab persoalan sosial masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Santunan ini bukan hanya soal bantuan finansial, tetapi juga tentang memberikan semangat, perhatian, dan harapan bagi anak-anak kita,” ujar Chandra.
Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan kelompok rentan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang kuat secara sosial dan emosional.
Menurutnya, perhatian seperti ini mampu membantu mengurangi beban psikologis dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak untuk terus belajar, berkembang, dan meraih cita-cita.
Sementara itu, Corporate Secretary PT Sukun, Deka Hendratmanto, menyampaikan bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis semata.
“Keberlanjutan perusahaan harus berjalan seiring dengan kebermanfaatan bagi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin terus hadir dan memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Program santunan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan berkeadilan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak yatim di Kabupaten Pati tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga merasakan dukungan moral dan semangat baru untuk melangkah maju meraih masa depan yang lebih baik.


Tinggalkan Balasan