PATI – Komitmen investasi senilai Rp12,6 triliun dari delapan perusahaan menjadi peluang besar bagi Kabupaten Pati untuk memperluas kesempatan kerja dan menggerakkan perekonomian daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan, komitmen tersebut akan terus dikawal agar tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi berlanjut menjadi investasi nyata yang dirasakan masyarakat.
Upaya mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja itu mengantarkan Chandra meraih penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja dalam ajang detikJateng-Jogja Awards 2026. Penghargaan diserahkan di Nusantara Ballroom, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2026).
Bagi Pemerintah Kabupaten Pati, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat upaya mendatangkan investor sekaligus memastikan peluang investasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama melalui terbukanya kesempatan kerja.
“Investasi akan terus kami kawal, tidak hanya sekadar Letter of Intent (LoI) ataupun nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Tentunya, investasi ini diharapkan dapat membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra seusai menerima penghargaan.
Delapan Perusahaan Siapkan Komitmen Investasi
Komitmen investasi senilai Rp12,6 triliun tersebut dihimpun melalui Pati Business Forum 2026. Delapan perusahaan menyatakan minat untuk menanamkan modal di Kabupaten Pati pada 2027.
Nilai investasi yang besar ini membuka peluang pengembangan usaha dan perluasan aktivitas industri. Jika terealisasi, investasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kebutuhan tenaga kerja, memperluas kesempatan berusaha, serta memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal.
Namun, realisasi menjadi kunci utama agar potensi tersebut benar-benar memberikan dampak. Karena itu, Chandra menekankan pentingnya pendampingan dan komunikasi berkelanjutan dengan para investor.
“Kami berharap masuknya investasi di Kabupaten Pati juga mendukung perekonomian daerah agar semakin maju,” katanya.
Pemkab Pati pun terus berupaya memfasilitasi komunikasi antara pemerintah dan investor, mendorong kemudahan perizinan, serta menjajaki pengembangan sektor industri dan potensi unggulan daerah.
Langkah tersebut diarahkan untuk membangun iklim usaha yang kondusif, memberikan kepastian bagi pelaku usaha, dan memperkuat daya tarik Kabupaten Pati sebagai tujuan investasi.
Penghargaan Jadi Dorongan Perkuat Iklim Usaha
Penghargaan kategori Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja diberikan atas upaya Chandra dalam mendorong masuknya investasi melalui fasilitasi investor, dukungan perizinan, serta pengembangan peluang usaha di Kabupaten Pati.
Ajang detikJateng-Jogja Awards 2026 mengangkat tema Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.
Selain pemberian penghargaan, kegiatan tersebut menghadirkan Forum Investasi Jawa Tengah yang membahas potensi dan peluang investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan KEK Budi Santoso hadir mewakili Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Drajad Hari Wibowo. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi pembicara, sedangkan Kapolda Jawa Tengah Roy Hardi Siahaan hadir sebagai narasumber tamu.
Investasi Jawa Tengah Tumbuh, Peluang Kerja Terbuka
Besarnya peluang investasi di daerah juga tercermin dari capaian Provinsi Jawa Tengah. Realisasi investasi sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp88,50 triliun, meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penyerapan sekitar 326 ribu tenaga kerja.
Capaian tersebut menunjukkan peran strategis investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Bagi Kabupaten Pati, komitmen investasi yang telah dihimpun menjadi peluang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan minat investasi berlanjut ke tahap realisasi, membuka kebutuhan tenaga kerja, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan pengawalan investasi, perbaikan iklim usaha, dan sinergi bersama dunia industri, Pemkab Pati berharap semakin banyak peluang kerja tercipta sehingga masyarakat setempat dapat mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi daerah.


Tinggalkan Balasan