Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Chandra Bidik Tiga Besar Porprov Jateng 2026, Kontingen Pati Siap Tampil Maksimal

PATI – Kontingen Kabupaten Pati mendapat tantangan besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Tak sekadar mempertahankan prestasi, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memasang target lebih tinggi, yakni menembus tiga besar setelah pada gelaran sebelumnya Pati berhasil menduduki peringkat keempat.

Target tersebut disampaikan Chandra saat melepas hampir 400 atlet, pelatih, dan ofisial Kontingen Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (17/10/2026). Para atlet dijadwalkan berlaga di kawasan Semarang Raya pada 25–31 Oktober 2026.

Chandra menegaskan, capaian pada Porprov sebelumnya harus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi. Dengan persiapan yang telah dijalani, ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama Kabupaten Pati ke posisi yang lebih membanggakan.

“Seb sebelumnya empat besar, ini harus naik,” tegas Chandra di hadapan para atlet dan pelatih.

Ia mengingatkan bahwa perjuangan dalam ajang olahraga tidak semata-mata diukur dari jumlah medali maupun besaran bonus yang diterima. Lebih dari itu, Porprov menjadi momentum bagi atlet untuk menguji hasil latihan, menambah pengalaman bertanding, serta membangun karakter melalui disiplin dan sportivitas.

“Ini bukan hanya soal nominal uang untuk juara. Di sini tempat kalian terus menimba ilmu dan memperjuangkan apa yang sudah kalian latih selama ini,” ujarnya.

Menurut Chandra, prestasi di tingkat provinsi harus menjadi pijakan untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional. Karena itu, ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan.

Bonus Atlet Disiapkan, Prestasi Jadi Prioritas

Dukungan terhadap perjuangan atlet juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pati. Chandra mengapresiasi peran para pelatih dan DPRD Kabupaten Pati dalam mendukung persiapan kontingen, termasuk penyediaan anggaran bonus bagi atlet berprestasi.

Ia menyebutkan, anggaran bonus telah disiapkan dengan mempertimbangkan capaian pada Porprov sebelumnya. Jika Kontingen Pati mampu meningkatkan posisi menjadi peringkat kedua atau ketiga, besaran bonus akan disesuaikan dengan hasil yang diraih.

Sementara itu, bonus untuk peraih medali emas masih ditetapkan sebesar Rp50 juta, sama seperti empat tahun lalu. Chandra juga membuka peluang penambahan bonus sepanjang terdapat usulan yang memungkinkan dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kalau infrastruktur jalan sudah baik semua, uangnya akan kita gunakan untuk olahraga, pendidikan, dan kesehatan,” ungkapnya.

Chandra berharap dukungan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi atlet untuk berjuang maksimal. Ia menekankan bahwa keberhasilan kontingen bukan hanya tentang pencapaian individu, melainkan juga kebanggaan bersama masyarakat Kabupaten Pati.

“Urusan olahraga ini tidak hanya untuk kemenangan, tapi tentang sportivitas dan kekompakan antartim. Harapannya, atlet-atlet ini kembali membawa emas untuk masyarakat Kabupaten Pati,” tuturnya.

Empat Bulan Pemusatan Latihan, Rp7,5 Miliar Disiapkan untuk Bonus

Ketua KONI Kabupaten Pati, Sutarto Oenthersa, melaporkan bahwa para atlet dan pelatih telah menjalani pemusatan latihan daerah selama empat bulan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Total biaya persiapan kontingen mencapai sekitar Rp2,4 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih, mulai dari uang saku, konsumsi, transportasi, hingga seragam kontingen.

Selain anggaran persiapan, KONI Pati juga menyiapkan dana bonus atlet hingga Rp7,5 miliar. Besaran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perjuangan para atlet yang nantinya berhasil meraih prestasi dalam kompetisi.

Dengan persiapan tersebut, Kontingen Pati diharapkan mampu tampil kompetitif dan merealisasikan target tiga besar di tingkat Jawa Tengah.

Di sisi lain, Chandra mengingatkan seluruh atlet agar tidak mengabaikan kondisi fisik selama pertandingan. Istirahat yang cukup, menjaga pola hidup sehat, dan menghindari kebiasaan begadang menjadi hal penting agar stamina tetap terjaga sepanjang kompetisi, terlebih di tengah kondisi musim flu A.

Ia juga menyatakan akan hadir langsung di Semarang untuk memberikan dukungan kepada atlet-atlet Pati yang bertanding.

Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, Dewan Penyantun KONI Pati, Ketua Kontingen beserta jajaran, pengurus KONI Kabupaten Pati, serta tamu undangan lainnya.

Dengan semangat kebersamaan, dukungan anggaran, dan persiapan yang telah dilakukan, Kontingen Kabupaten Pati kini bersiap menjawab tantangan untuk melampaui capaian sebelumnya sekaligus mengharumkan nama daerah di panggung olahraga Jawa Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *