KENDAL – Kontingen Kabupaten Pati menorehkan perjuangan membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Atlet-atlet Bumi Mina Tani sukses membawa pulang total 125 medali, terdiri dari 35 emas, 40 perak, dan 50 perunggu.
Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Pati menempati peringkat keenam dalam klasemen perolehan medali Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Porprov XVII Jawa Tengah secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam closing ceremony yang digelar di Halaman Luar Sport Center Kendal, Kompleks Stadion Utama Kebondalem, Jumat (30/10/2026). Penutupan tersebut turut dihadiri Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Sebanyak 35 medali emas Pati lahir dari perjuangan di berbagai cabang olahraga. Sepatu roda dan dayung menjadi penyumbang emas terbanyak dengan masing-masing empat medali emas.
Sementara itu, gimnastik, atletik, tinju, dan akuatik juga tampil impresif dengan masing-masing menyumbangkan tiga medali emas.
Raihan tersebut menunjukkan bahwa potensi olahraga Kabupaten Pati tidak hanya bertumpu pada satu cabang, melainkan tersebar di berbagai nomor pertandingan. Para atlet muda Bumi Mina Tani pun mampu menunjukkan daya saing di tengah persaingan ketat antar-daerah se-Jawa Tengah.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, serta jajaran KONI yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Pati di ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Menurut Chandra, hasil yang diraih bukan sekadar catatan perolehan medali, tetapi juga menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Pati ke depan.
Ia berharap prestasi yang telah diraih para atlet terus dikembangkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas latihan, serta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, KONI, pelatih, dan seluruh insan olahraga.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pati juga telah menyampaikan komitmen pemberian bonus sebagai bentuk apresiasi bagi atlet berprestasi. Peraih medali emas dijanjikan bonus sebesar Rp50 juta, medali perak Rp25 juta, dan medali perunggu Rp15 juta.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Kabupaten Pati bersaing di level yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah sekaligus Ketua Harian PB Porprov XVII, Sujarwanto Dwiatmoko, menyampaikan bahwa seluruh pertandingan Porprov XVII telah rampung sebelum seremoni penutupan digelar.
Dalam klasemen akhir, Kota Semarang menjadi daerah dengan perolehan medali emas terbanyak, disusul Kota Surakarta, Kota Salatiga, dan Kabupaten Grobogan.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam sambutannya juga mengajak seluruh insan olahraga di Jawa Tengah untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Di akhir rangkaian Porprov XVII, Sujarwanto turut mengumumkan lima daerah yang akan menjadi tuan rumah Porprov XVIII tahun 2030, yakni Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen.
Bagi Kabupaten Pati, raihan 35 emas dan total 125 medali menjadi modal penting untuk terus membangun kekuatan olahraga daerah. Perjuangan di Porprov XVII telah usai, namun langkah untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi baru saja dimulai.


Tinggalkan Balasan