PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah berbagai dinamika yang terjadi di Kabupaten Pati.
Menurut Chandra, berbagai polemik yang muncul sepanjang 2025 hingga 2026 tidak pernah berkaitan dengan persoalan agama. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpecah dan tetap merawat semangat persaudaraan dalam keberagaman.
Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri kegiatan Merajut Kebersamaan di Rumah Ibadah: Satu Tekad, Satu Hati Memperkokoh Persaudaraan dalam Semangat Kebhinekaan di kompleks Aula Vihara Dhamma Santi, Dukuh Godang, Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Chandra juga menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dari masyarakat. Namun, ia berharap setiap kritik dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun Kabupaten Pati.
“Kritik tentu boleh. Pemerintah harus menerima masukan dari masyarakat. Tetapi akan lebih baik jika kritik itu juga disertai solusi, sehingga kita bisa bergandengan tangan membangun Pati bersama-sama,” pesannya.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur Forkopincam, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Lembaga Kerukunan Umat Beragama (LKUB) tingkat kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta komunitas umat Buddha.
Kegiatan Merajut Kebersamaan ini menjadi rangkaian kedua setelah sebelumnya digelar di Gereja Santo Yusup Pati.
Melalui kegiatan lintas umat tersebut, semangat kebhinekaan dan persaudaraan terus diperkuat. Chandra berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat Pati untuk menghadapi berbagai tantangan dan bersama-sama mewujudkan daerah yang semakin maju dan harmonis.


Tinggalkan Balasan