Sugeng rawuh ing Bumi Pesantenan, papan informasi kang nyawisake kabar lan crita babagan Kabupaten Pati.

Baznas Pati Salurkan Rp1,6 Miliar Dana ZIS, Chandra Tekankan Transparansi demi Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

PATI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati mulai menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp1.626.750.000 kepada masyarakat. Bantuan tersebut menyasar berbagai sektor, mulai dari bedah rumah, modal usaha, beasiswa bagi pelajar kurang mampu, santunan fakir miskin, bantuan tempat ibadah, lembaga pendidikan Islam, hingga insentif bagi guru TPQ dan Madin.

Program bantuan massal itu resmi diluncurkan di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (30/6), dan dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Pati, Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, Ketua MUI, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta para penerima manfaat dari Kecamatan Pati dan Margorejo.

Dalam sambutannya, Chandra menegaskan bahwa penyaluran dana ZIS bukan sekadar memberikan bantuan sosial, tetapi juga menjadi bentuk komitmen Baznas dalam mengelola amanah masyarakat secara terbuka dan bertanggung jawab.

“Hari ini Baznas menyalurkan anggaran sebesar Rp1 miliar 626 juta melalui berbagai program, mulai dari bedah rumah, beasiswa, bantuan modal usaha, bantuan fakir miskin, hingga bantuan untuk guru dan tempat ibadah. Ini merupakan bentuk transparansi pengurus Baznas periode 2026–2031 kepada masyarakat,” ujar Chandra.

Menurutnya, pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, dana ZIS juga dapat memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas kesehatan, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang lebih mandiri.

Ia pun berpesan kepada para penerima bantuan modal usaha agar memanfaatkan bantuan tersebut sebagai titik awal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Jadikan bantuan ini sebagai penyemangat untuk terus berkembang. Kelola dengan baik agar usaha yang dijalankan semakin maju dan mampu menopang perekonomian keluarga,” pesannya.

Tak hanya itu, Chandra mengungkapkan bahwa Baznas Kabupaten Pati kini telah menerapkan sistem pengelolaan berbasis digital. Masyarakat dapat memantau proses penghimpunan hingga penyaluran dana zakat secara terbuka melalui laman resmi Baznas.

Langkah tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakat melalui Baznas Kabupaten Pati. Seluruh program dan penyalurannya dapat dipantau melalui website Baznas sehingga pengelolaannya semakin akuntabel, transparan, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Melalui penyaluran dana ZIS ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap manfaat zakat tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi juga mampu menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi, memperluas kesempatan pendidikan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *